0
41

Suratkabarnasional.com – Korea Utara masih kekurangan pupuk di tengah krisis di negara itu. Pemimpin Korut, Kim Jong Un, kemudian menyuruh tentara panen rumput kering.

Tentara di Korut yang berada dalam unit militer rendah memiliki misi baru tersebut. Mereka harus memanen rumput saat istirahat untuk diproduksi menjadi kompos.

“Ketidakpuasan dalam lingkungan tentara meningkat, mengingat setiap unit menggunakan waktu luangnya untuk mencapai kuota rumput,” kata seorang sumber yang terkait dengan militer di Provinsi Hamgyong Utara kepada Radio Free Asia pada Selasa (9/8).

Biro Politik Jenderal Militer Rakyat sendiri menetapkan kuota produksi pupuk rumput untuk seluruh unit militer pada Agustus dan September, kata sumber itu.

Ia juga menyampaikan setiap tentara diharuskan memanen 50 kilogram rumput untuk memproduksi pupuk.

Pupuk tersebut dibuat dengan cara memotong rumput di dekat pegunungan, pun di sejumlah area yang ditugaskan.

“Itu semua dilakukan setelah latihan harian mereka. Mengingat mereka diwajibkan untuk memproduksi pupuk alami saat senggang setelah melakukan latihan wajib, tentara lelah. Moral tentara yang berpartisipasi dalam latihan semakin berkurang hari demi hari,” kata sumber itu lagi.

Penugasan ini juga membuat para tentara bingung.

Tak hanya itu, komandan yang memiliki tingkat tinggi seringkali melakukan pemeriksaan untuk memantau produksi pupuk dari tentara, kata sumber lain di Provinsi Ryanggang.

“Staf di setiap unit harus melaporkan kinerja pemotongan rumput dalam unit bawahannya. Setiap petugas yang bertanggung jawab atas sebuah unit kesulitan memenuhi performa harian mereka,” kata sumber kedua.

Sebagaimana diberitakan Radio Free Asia, Korut sendiri mengalami kekurangan kronis pupuk berbasis kimia selama musim. Situasi ini semakin buruk kala pemerintah Kim Jong Un menutup perbatasan dengan China akibat pandemi Covid-19.

Akibat situasi tersebut, pemerintah Korut memerintahkan seluruh warga untuk memenuhi kuota pupuk yang sangat tinggi. Material yang biasa digunakan untuk pupuk tersebut adalah kotoran manusia, yang kemudian dicampur dengan tanah dan ditempatkan di lahan pertanian.