Jangan Khawatir, Minuman ini Dapat Membantu Turunkan Kolesterol Setelah Makan Daging Kurban, Nomor 4 Paling Mudah Dicari

0
39

Suratkabarnasional.com – Hari Raya Idul Adha sebagai perayaan untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan selama ini. Salah satu tuntunan yang dilakukan pada saat perayaan Idul Adha yaitu penyembelihan hewan kurban, baik sapi maupun kambing. Daging kurban sapi dan kambing dari hasil penyembelihan tersebut selanjutnya akan dibagikan ke masyarakat.

Daging tersebut nantinya akan diolah oleh masyarakat menjadi berbagai macam menu masakan. Seperti sate, rendang, sop, bakso, dan masih banyak lagi. Namun perlu diwaspadai, ketika terlalu banyak mengonsumsi daging berakibat kadar kolesterol meningkat. Dapat dikatakan Kolesterol tinggi ketika kondisi kadar kolesterol di dalam darah telah melebihi batas normal.

Tingginya kadar kolesterol dapat memicu seseorang terkena risiko penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, diabetes, stroke, hingga tekanan darah tinggi. Agar terhindar dari penyakit tersebut, banyak cara yang dapat menurunkan kadar koesterol dalam tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi sejumlah minuman pembantu menurunkan kolesterol sebagai berikut,

1. Teh Hijau

Selain dapat merelaksasi tubuh, teh hijau juga mengandung katekin dan senyawa antioksidan yang dapat membantu menurunkan kadar LDL (Kolesterol Jahat) dan kadar kolesterol total. Para ilmuwan melakukan penelitian dengan memberi air minum pada dua kelompok tikus yang diresapi dengan katekin dan epigallocatechin gallate, serta antioksidan yang bermanfaat lainnya dalam teh hijau.

Setelah 56 hari, hasil menunjukan para ilmuwan menemukan kadar LDL pada dua kelompok tikus. Angka menunjukan LDL telah berkurang sekitar 14,4% dan 30,4% pada kedua kelompok tikus yang diberi diet khusus. Namun, penelitian masih diselidiki lebih lanjut pada manusia.

Teh hitam juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, tetapi penurunannya tidak begitu signifikan dibandingkan dengan teh hijau. Sebab, kandungan Katekin dalam teh hijau berbeda dengan teh hitam. Sehingga tubuh dapat menyerap cairan secara berbeda. Katekin juga dapat membantu meningkatkan kadar HDL (Kolesterol Baik).

2. Susu Kedelai

Kedelai memiliki kandungan rendah lemak jenuh dan dapat membantu mengurang atau mengelola kolesterol.

Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari sebagai anjuran untuk diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, dianjurkan untuk mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diproses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.

3. Minuman Oat

Oat mengandung beta-glukan yang dapat memproduksi zat seperti gel pada usus dan berinteraksi dengan garam empedu. Hal ini dapat menghambat penyerapan kolesterol dan membantu mengurangi kadar kolesterol. Sebuah tinjauan menemukan minuman oat seperti susu oat dapat menawarkan pengurangan kolesterol lebih konsisten dibandingkan dengan produk oat semi-padat maupun padat. Dalam segelas susu oat (250 ml) terdapat 1 g beta-glukan. Namun sebelum mengkonsumsinya, pastikan untuk memeriksa label minuman gandum pada bagian informasi serat. Hal tersebut untuk memastikan apakah produk tesebut mengandung beta-glukan.

4. Jus Tomat

Tomat dipercaya akan kaya senyawa yang disebut dengan likopen. Senyawa tersebut dapat meningkatkan kadar lipid dan mengurangi LDL (kolesterol jahat).

Selain itu, penelitian membuktikan bahwa mengolah tomat menjadi jus dapat meningkatkan kandungan likopen. Jus tomat juga kaya akan serat penurun kolesterol dan niasin. Dalam studi pada tahun 2015 menunjukan bahwa 25 wanita yang meminum 280 ml jus tomat setiap hari selama 2 bulan telah mengalami penurunan kolesterol dalam darah.

5. Smoothie Berry

Sebagian besar buah beri kaya akan antioksidan dan serat yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol. Secara khusus, anthocyanin, agen antioksidan kuat dalam buah beri mampu membantu menurunkan kadar kolesterol pada tubuh. Buah beri juga termasuk dalam buah yang mengandung rendah kalori dan lemak. Buah smoothie berry yang dicampurkan dengan buah berry lainnya sebanyak dua genggam atau sekitar 80 g buah beri apapun.

Selanjutnya, campurkan buah beri tersebut dengan ½ cangkir susu rendah lemak atau yogurt dan ½ cangkir air dingin. Sebagai contoh buah beri yang sangat sehat seperti stroberi, bluberi, blackberry, dan raspberi.

Itulah kelima minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Namun selain minuman tersebut, agar dapat menurunkan kadar kolesterol harus diimbangi pula dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.