6 Dampak dari Tidak Bangun Pagi, Berikut Penjelasannya

0
30

suratkabarnasional.com – Ritme sirkadian merupakan jam biologis tubuh yang mengatur waktu bangun dan tidur secara alami. Bangun terlalu siang bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh sehingga akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, depresi, dan diabetes. Simak beberapa akibat tidak bangun pagi untuk kesehatan dan cara yang bisa dilakukan agar terbiasa bangun pagi berikut ini.

Dilansir dari Sleep Foundation, tubuh memiliki ritme sirkadian yang merupakan jam biologis tubuh untuk mengatur waktu bangun dan tidur. Ritme sirkadian akan berpengaruh pada kondisi tubuh, baik secara mental dan fisik. Bangun di pagi hari bisa membantu ritme sirkadian memberikan sinyal pada tubuh untuk bangun dan lebih waspada sehingga lebih siap untuk beraktivitas. Bangun di siang hari atau bangun di waktu yang tidak teratur bisa mengganggu ritme sirkadian sehingga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dikutip dari Healthline, ada beberapa akibat tidak bangun pagi untuk kesehatan, seperti:

  • Membuat tubuh tidak berenergi
  • Memperlambat proses penyembuhan luka
  • Menurunkan kemampuan daya ingat
  • Mengubah siklus hormon yang berdampak pada kesuburan
  • Mengalami perubahan temperatur tubuh
  • Menyebabkan gangguan pada pencernaan dan usus

Perubahan ritme tidur juga akan meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan gangguan kesehatan mental. Selain itu, tidur hingga siang hari akan membuat tubuh tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang berguna untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan penumpukan hormon kortisol di dalam tubuh sehingga meningkatkan rasa stres dan mengganggu kualitas tidur di malam hari.

Mengetahui akibat tidak bangun pagi untuk kesehatan di atas sangatlah penting sehingga Kamu bisa dengan mudah melakukan penyesuaian yang diperlukan agar terbiasa bangun pagi. Mendapatkan paparan sinar matahari pagi bisa berdampak positif pada ritme sirkadian sehingga kesehatan tubuh akan tetap terjaga.