Semakin Genting, Taiwan Tuding China Lakukan Blokade Udara dan Laut, Ini Peta Terbaru

0
37
Suratkabarnasional.com – Pejabat pertahanan Taiwan menuduh China berusaha “menyerang” wilayah perairan dan wilayah udara pulau tersebut. Tudingan itu muncul setelah China meluncurkan serangkaian “operasi militer yang ditargetkan” sebagai tanggapan atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei. Pejabat militer di Taipei mengklaim pada Rabu (3/8/2022) bahwa beberapa zona eksklusif di sekitar pulau itu, di mana China bermaksud melakukan latihan tembakan langsung dan latihan militer lainnya akhir pekan ini, tumpang tindih dengan “ruang teritorial Taiwan.”
Menurut Guardian, Taipei menuduh Beijing melanggar “aturan PBB” dengan apa yang diklaimnya akan menjadi “blokade ruang udara dan laut Taiwan” secara de facto. Menuduh Beijing mengobarkan “perang psikologis terhadap Taiwan dan warganya,” Taipei bersumpah “dengan tegas membela keamanan nasionalnya” dan meningkatkan kesiapan militernya ke tingkat tertinggi, sambil berpegang pada “prinsip tidak meminta perang.” Pelosi tiba di Taipei pada Selasa malam meskipun ada peringatan berulang dari Beijing agar tidak mencoba mengunjungi wilayah yang dianggapnya sebagai bagian integral dari China.
“Tentara Pembebasan Rakyat China dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan ini, dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan eksternal dan upaya separatis ‘kemerdekaan Taiwan’,” papar juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Dalam pernyataan terpisah, Komando Teater Timur China mengumumkan latihan militer bersama di lepas pantai Taiwan, penembakan langsung di Selat Taiwan dan peluncuran uji coba rudal di laut timur Taiwan.

Menurut peta yang dibagikan media pemerintah, latihan militer, yang akan dimulai pada Kamis (4/8/2022), setelah kepergian Pelosi. Latihan militer akan berlangsung di setidaknya enam wilayah maritim besar dan ruang udara mereka di sekitar Taiwan. Situasi ini semakin meningkatkan ketegangan di wilayah Taiwan. Konflik bersenjata dapat pecah kapan pun antara China dan Taiwan di sekitar wilayah latihan militer itu.