INSTIKI dan JCI Bali Cetak Pemimpin Muda Siap Hadapi Transformasi Digital

0
489

Aktif di media sosial saja kini tak cukup bagi para pemimpin muda. Menyadari hal itu, INSTIKI menggelar program pengabdian untuk mengasah kemampuan digital leadership dan personal branding anggota Junior Chamber International (JCI) Bali agar lebih siap menghadapi era transformasi digital. Program ini berangkat dari temuan awal bahwa meski sebagian besar anggota JCI Bali sudah aktif menggunakan media sosial, hanya sebagian kecil yang benar-benar memanfaatkannya secara strategis untuk kepentingan profesional dan pengembangan kepemimpinan.

Diikuti 38 anggota aktif dari beragam latar profesi mulai dari wirausahawan, karyawan swasta, hingga profesional independen program ini dirancang melalui empat tahap: persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan. Rangkaian kegiatannya mencakup pelatihan intensif digital leadership, workshop strategic personal branding, pelatihan teknis platform digital, hingga mentoring pascapelatihan selama empat minggu.

Peserta belajar membangun citra profesional, menyusun personal branding canvas, hingga memproduksi konten digital menggunakan Canva dan CapCut. Menariknya, 91 persen peserta langsung memperbarui profil LinkedIn mereka dan 84 persen mulai memproduksi konten yang selaras dengan identitas profesionalnya. Pada sisi kepemimpinan, peningkatan pemahaman paling menonjol terjadi pada topik pengambilan keputusan berbasis data dan strategi komunikasi virtual, dua kompetensi yang dinilai paling krusial di era transformasi digital.

Dampaknya terukur jelas: kompetensi peserta meningkat rata-rata 78 persen, meliputi pemahaman digital leadership, keterampilan personal branding, dan keterampilan teknis digital, dengan tingkat kepuasan program mencapai 92,1 persen. Bahkan seluruh divisi JCI Bali kini beralih ke Google Workspace untuk koordinasi internal, dan tim komunikasinya telah menyiapkan kalender konten digital tiga bulan ke depan sebagai bukti penerapan langsung materi pelatihan.

Tak berhenti di situ, program ini juga melahirkan komunitas praktik antaranggota yang menjadi wadah saling berbagi pengalaman dan inspirasi pascakegiatan. Melalui capaian tersebut, program ini membuktikan bahwa kepemimpinan digital yang kuat berjalan seiring dengan kehadiran digital yang kredibel sekaligus memperkuat profesionalitas citra JCI Bali di ranah publik digital.