7 Gejala Awal Diabetes, Penyakit yang Diderita Rini S Bon Bon

0
38

Suratkabarnasional.com – Kabar duka kembali lagi menyelimuti industri hiburan di Tanah Air. Komedian Rini. S Bon Bon meninggal akibat penyakit diabetes yang telah diidap lama pada Minggu (10/7/2022).

Pada 2009, Rini berjuang sembuh dari penyakit diabetes yang nyaris membuat kakinya diamputasi. Rini bahkan sempat koma saat berjuang sembuh dari penyakit diabetes melitus tipe 2 yang diidapnya. Diabetes merupakan penyakit yang mengacu dan mepengaruhi bagaimana tubuh Anda menggunakan gula darah (glukosa). Terlalu banyak gula dalam darah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Kondisi diabetes kronis termasuk diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Kondisi diabetes yang berpotensi reversibel termasuk pradiabetes dan diabetes gestasional.

Berikut gejala awal diabetes yang wajib diwaspadai:

1. Haus berlebihan

Sering buang air kecil yang diperlukan untuk menghilangkan kelebihan gula dari darah dapat menyebabkan tubuh kehilangan air tambahan. Seiring waktu, ini dapat menyebabkan dehidrasi dan menyebabkan seseorang merasa lebih haus dari biasanya.

2. Selalu merasa lelah

Diabetes berdampak pada tingkat energi seseorang dan menyebabkan mereka merasa sangat lelah. Kelelahan ini terjadi akibat tidak cukupnya gula yang berpindah dari aliran darah ke sel-sel tubuh.

Sementara glukosa adalah gula sederhana dan sumber energi utama tubuh. Jika asupan ini tidak tercukupi, seseorang pun akan lebih mudah merasa lemas dan lelah saat beraktivitas.

3. Penyembuhan Luka yang Lambat

Kadar gula yang tinggi dalam darah dapat merusak saraf dan pembuluh darah tubuh yang dapat mengganggu sirkulasi darah.

Akibatnya, luka, bahkan luka kecil membutuhkan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk sembuh. Penyembuhan luka yang lambat juga meningkatkan risiko infeksi.

4. Sering Buang Air Kecil

Saat kadar gula darah tinggi, ginjal akan mencoba membuang kelebihan gula tersebut dengan menyaringnya keluar dari darah. Hal ini menyebabkan para penderita diabetes buang air kecil lebih sering daripada biasanya, terutama di malam hari.

5. Lapar berlebihan

Umumnya penderita diabetes seringkali tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka makan. Sistem pencernaan memecah makanan menjadi gula sederhana yang disebut glukosa, yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar.

Pada penderita diabetes, glukosa ini tidak cukup bergerak dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Akibatnya, sering merasa lapar terus-menerus, terlepas dari seberapa baru mereka makan.

6. Kesemutan

Kadar gula darah yang tinggi dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan merusak saraf tubuh. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit atau sensasi kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki.

Kondisi ini dikenal sebagai neuropati dan dapat memburuk dari waktu ke waktu dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius jika seseorang tidak mendapatkan pengobatan untuk diabetes mereka.

7. Kaburnya penglihatan

Kelebihan gula dalam darah juga merusak pembuluh darah kecil di mata, sehingga menyebabkan penglihatan kabur. Penglihatan kabur ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata dan bisa datang dan pergi.

Jika pengidap diabetes tidak menjalani pengobatan, kerusakan pada pembuluh darah ini dapat menjadi lebih parah, dan kehilangan penglihatan permanen pada akhirnya dapat terjadi.